Diduga Pasif, Wajib Pajak Keluhkan Kinerja Resepsionis Kantor Pajak Pratama Kedaton

# Dilihat: 230 kali #
  • Bagikan
Pintu Utama Kantor Pajak Pratama Kedaton Bandar Lampung | wartaviral.id

WARTAVIRAL.ID – Dua kali sudah R menyambangi Kantor KKP Pajak Pratama Kedaton guna mengurus Efin untuk mendapatkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) alhasil, sampai saat ini tak kunjung kelar.

R yang tidak ingin disebutkan namanya mengeluhkan pelayanan resepsionis (penerima tamu) yang acuh dengan customer (pelanggan). Sebagai Wajib Pajak (WP), Ia mengaku sudah ikuti prosedur mendengan daftar secara online.

Setelah di daftarkan secara online, Dia mendapat balasan pesan Whatsapp (WA) dan Gmail bawasannya. Ia harus membawa kelengkapan foto copy KTP, NPWP, akta Notaris baik Direktur Utama dan Komisaris ke Kantor KKP Pratama Kedaton.

“hari pertama saya datang kekantor dan bertemu mbak resepsionis, ketika bertanya bagai mana cara aktivasi Efin, dengan raut wajah jutek dan gak banyak omong…si mbak memberi selembar kertas petunjuk daftar online,” ujarnya, Sabtu (23/1/2021).

Dia melanjutkan, hari ke dua di pintu masuk utama masih bertemu dengan mbak yang sama dengan gesture (sikap) yang sama si mbak itu masih cuek bahkan terkesan asik sendiri dengan handphone nya.

Ironis, kelengkapan berkas yang ia bawa dan diberikan ke mbak tersebut sampai tercecer di lantai setelah di terimanya.

“saya ini kan pelaku Wajib Pajak, kalau pelayanannya seperti ini, gimana mau lapor SPT sampai sekarang nomer Efin pun gak dapet. Padahal, batas akhir SPT sampai maret tanggal 31, kalau lewat dari itu kami kena denda 1 Juta,” paparnya seraya kesal.

Sebelumnya, di lansir dari transumatera.id warga Labuhanratu, Bandar Lampung, juga mengeluh dengan pelayanan salah satu pegawai Kantor KKP Pajak Pratama Kedaton yang dianggapnya tak menghargai pelanggan. Namun, pihak kantor pelayanan pajak tersebut menyesali kejadian tersebut.

“Saya sangat menyayangkan bahwa Instansi sebesar ini mempekerjakan staf yang kurang ramah terhadap pengunjung. Seharusnya penerima tamu bersikap ramah, ” warga berinisial A yang mengaku tinggal di Labuhanratu, Jumat (22/1) siang.

Dia menyesalkan sikap pegawai kantor itu berinisial D yang terkesan acuh terhadap nya. “Saya juga heran dengan sikap mbak “D” ini. Seharusnya sebagai resepsionis dia bersikap ramah kepada pengunjung, ini malah terkesan arogan dan acuh. Ketika saya bertanya perihal kebutuhan saya, dia malah asik bermain HP.”

Meski demikian, dia tetap mengapresiasi dengan kinerja Kantor KKP Pratama Kedaton secara keseluruhan. “Mereka tetap profesional dalam pelayanannya secara keseluruhan , mulai dari pendaftaran online sampai tingkat efisiensi waktu yang baik dalam hal proses pengerjaan.

Dia berharap kedepannya setiap instansi yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik minimal bisa ramah terhadap pengunjung.

Sementara saat dikonfiirmasi pihak Kantor KKP Pajak Pratama Kedaton menyesali pelayanan yang dilakukan pegawainya. “Dia adalah pegawai honor dan sudah kami konfirmasi kepada kepala seksinya,” kata Jophan, Humas Dirjen Pajak, Jumat (22/1) malam.

Menurutnya, yang bersangkutan saat itu sedang sibuk melayani secara online sehingga kurang ingat kalau ada tamu. “Kalau ada tamu seharusnya pegawai minta izin dulu dengan tamunya kalau mau mengangkat HP,” kata Jophan. (*)

  • Bagikan