BeritaBerita UtamaLampung SelatanViral

Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

52
×

Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini
Korban Pengeroyokan, Ahmad Khusnul Ridho.

LAMPUNG SELATAN — Jurnalis media online lampungkham.com Ahmad Khusnul Ridho (41) menjadi korban pemukulan secara brutal dua orang tak di kenal. Akibat kejadian tersebut menyebabkan wajah korban babak belur,mata kiri lebam kebiruan,dan pelipis kanannya robek.

Ridho sapaan akrab mengatakan, peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan itu, berawal saat ia jalan jalan sore dengan mengendarai kendaraan roda dua, yang berboncengan dengan anaknya, berusia 3 tahun di hari Minggu sore (2/1), pukul 17.45 WIB.

Setibanya di Jln Kolonel Makmun Rasyid, Kelurahan Way Urang, Kalianda, ia mengalami peristiwa kecelakaan. Saat itu, motornya ditabrak oleh pengendara lain yang masih Anak Baru Gede (ABG) dari belakang.

Akibat kecelakaan itu, anaknya yang berusia 3 tahun terpental dari motor dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD BOB BAZAR Kalianda.

“Dalam kondisi seperti itu, tiba2 datang orang tua penabrak bersama rekannya ke lokasi kejadian. Tampa banyak bicara, secara membabi buta tiba tiba dua orang itu langsung memukuli saya hinga seperti ini kondisi saya,” jelas Ridho, sambil menunjukkan wajahnya yang rusak akibat dianiaya dan dikeroyok oleh para pelaku.

Lebih lanjut, ia mengaku telah melakukan visum terlebih dahulu, sebelum memberikan laporan resmi ke Polres Lamsel.

“Saya ingin, apa yang saya alami ini mendapatkan keadilan dan dapat diproses secara hukum,” ucap Ridho.

Lebih lanjut, ayah tiga anak ini secara resmi melaporkan peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan yang dialaminya ke Polres Lampung Selatan. Dalam laporannya bernomor LP/B/3/1/2022/SPKT/POLRES LAMPUNG SELATAN, tanggal 2 Januari 2022.

Dirinya berharap pihak terkait dapat memproses secara hukum agar dapat menjadi pelajaran untuk tidak main pukul dan main keroyok.

“Saya yakin Polres Lamsel akan bersikap adil, dan tidak membiarkan pelakunya kebal hukum agar tak ada lagi korban korban lainnya, karna asal main pukul” tambahnya.

Baca Juga :  Toko Lasmini di Film Saur Sepuh

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Hendra Saputra mendampingi Kapores Lamsel, mengaku telah menerima laporan korban penganiayaan dan pengeroyokan tersebut.

“Saat ini, terkait laporan itu, pihaknya akan melakukan pendalaman dulu dengan melakukan pemeriksaan para saksi, termasuk mengamankan bukti visum dan olah TKP. Setelah kita pastikan pelakunya, barulah akan segera kita amankan untuk diproses lebih lanjut,” jelas Kasat Reskrim Polres Lamsel ke sejumlah media di Polres Lamsel, Senin (3/1).

Terkait peristiwa itu, Asof mewakili keluarga korban mengatakan korban ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula.

“Sudah di tabrak hingga anaknya terluka parah, bukannya mendapat kata maaf dari penabrak tapi malah dipukuli dan keroyok oleh keluarga penabrak hingga babak belur seperti itu. Gak punya rasa kemanusiaan para pelaku penganiayaan itu, jadi sangatlah wajar jika Polres Lamsel memproses kasus penganiayaan ini agar pelaku mendapatkan hukum setimpal atas perbuatannya,” ujar Asof, wartawan senior yang juga sebagai kakak korban. (Red)