BandarlampungBeritaBerita Utama

Bank Lampung Mencatat Laba Sebesar Rp 170 Miliar

38
×

Bank Lampung Mencatat Laba Sebesar Rp 170 Miliar

Sebarkan artikel ini

BANDARLAMPUNG – Bank Lampung mencatat laba bersih sebesar Rp170 miliar pada tahun lalu. Total aset bank pembangunan daerah (BPD) itu mencapai Rp10 triliun.

Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat menjelaskan capaian total aset itu merupakan kali pertama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lampung yang telah menggunakan jasa Bank Lampung sebagai alat transaksi keuangannya,” katanya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Tahun Buku 2021) dan Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Lampung di Hotel Novotel, Kamis (21/4/2022).

“Terima kasih juga kepada gubernur, bupati dan wali kota atas supportnya sehingga kini total aset Bank Lampung saat ini di atas Rp10 triliun,” lanjut Presley.

Ia pun optimistis bisa meningkatkan kinerja Bank Lampung lebih efektif dan lebih produktif lagi di masa mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan kami pasti bisa meningkatkan Bank Lampung menjadi lebih efektif lagi, lebih produktif lagi menjurus menjadi bank komersial,” ucap Presley.

Untuk tahun ini, sambung Presley, Bank Lampung menargetkan total aset akan meningkat sekitar Rp1 triliun menjadi Rp11,3 triliun. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan target itu bisa terlampaui.

“Tahun 2022 Bank Lampung juga harus menyalurkan KUR Rp600 miliar. Untuk itu, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kredit KUR dengan bunga 6 persen bisa datang langsung ke kantor Bank Lampung terdekat,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Lampung Fahrizal Darminto mengatakan RUPS-LB hari ini mengesahkan kinerja Bank Lampung untuk tahun buku 2021.

“Setelah diaudit diketahui berapa aset, modal, deviden Bank Lampung dan itu sudah disetujui oleh pemegang saham. Untuk tahun 2022 pemegang saham mengharapkan peningkatan kinerja dari Bank Lampung,” ujarnya.

Fahrizal menyatakan para pemegang saham juga menerima pengunduran diri Direktur Operasional Bank Lampung Fahmi Ridho.

Baca Juga :  Gunawan Raka Sah Menyadang Gelar Doktor

Hasil RUPS bahwa Direktur Operasional telah disetujui mundur dari Bank Lampung per tanggal 16 April. Dengan kekosongan ini maka sementara pekerjaan beliau dirangkap oleh direksi lainnya. (*)