Pondok Pesantren Sunanul Huda Natar Gelar Acara Haflah Akhirussanah wisuda angkatan 11

LAMPUNG SELATAN – Pondok Pesantren Sunanul Huda menggelar acara Haflah Akhirussanah wisuda angkatan 11 siswa/i MTs dan MA Sunanul Huda Natar dan Khataman Kitab Aqidatul Awam, Jurumiyah, Imrithi’ dan Nazhom Maqsud serta wisuda Tahfizh Bilghoib yang digelar di Lapangan Pondok, Sabtu, (18/6/2022).

Acara yang dihadiri Camat Natar Rendy Eko Supriyanto, Kepala Desa Merak Bathin Aldin Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kepala MTs. Nasrullah, Kepala MA Andri Dewan Guru serta Wali santri Sunanul Huda.


Ketua Panitia Hasan SH, dalam laporannya mengatakan bahwa MTs dan MA Sunanul Huda Natar pertama kali meluluskan siswa-siswinya pada tahun pelajaran 2011-2012 maka Alhamdulillah sudah 11 tahun, untuk acara istifalan tahun ini sangat istimewa kenapa istimewanya kalau kita bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang sudah mulai ada syahadat kitab akan tetapi tahun kemarin hanya syahadat kitab jurumiyah dan matan bina saja kemudian tahfidz hanya 5 juz saja tapi alhamdulillah pada hari ini pada siang ini kita merayakan ikhtifalan sekaligus syahadat kitab Aqidatul awam kemudian jurumiyah langsung serta tahfidzul Quran 5 juz dan 10.

“Alhamdulillah, sudah 11 tahun MTs dan MA meluluskan siswa dan siswa dan banyaknya peningkatan dari tahun ketahun dan suatu kebanggan dengan peningkatan pembelajaran dan kegiatan-kegiatan yang menambah ilmu kepada siswa/i” katanya.

Selain itu patut kita syukuri karena santri yang ada di sini memiliki kontribusi dan menjadikan santri berintelektual dan lebih unggul serta semangat yang optimis dan sabar dalam menghadapi ujian baik itu masalah pendidikan ataupun kehidupan.

“kita buktikan bahwa santri juga memiliki kontribusi dalam pendidikan di Indonesia dan jadikan santri yang berintelektual dan lebih unggul dari sekolah umum dan kita support terus-menerus kepada anak-anak kita supaya mereka senantiasa semangat dalam belajar baik sekolah umumnya ataupun dalam pendidikan agamanya,” ujar ketua panitia.

Sementara Camat Natar Rendy Eko Supriyanto juga mengatakan selamat kepada penghatam kitab semoga dapat bermanfaat dan selalu kuat dalam menghadapi pendidikan kedepannya ada tiga hal yang harus disampaikan.

“Pertama kuatnya dalam pikir artinya harus cerdas anak-anak kita khususnya Lampung Selatan walaupun para santrinya juga ada yang dari kabupaten kota yang lain harus cerdas ini bicara tentang Muslim dan saya muslim kalau kita enggak cerdas kita kalah bersaing nanti dikuasai semua ilmu pengetahuan itu oleh yang non muslim”.

“kedua kuatnya dalam apa kuatnya itu harus dalam fisik fisiknya harus kuat jadi kalau ketemu orang luar rasa yang lain misalnya orang luar negeri itu rasnya putih merah kita enggak boleh kalah walaupun kita ras Melayu sehat harus fisiknya kuat enggak boleh lemah”.

“yang terakhir kuatnya apa kuat secara ekonomi keinginan kemajuan dalam ekonomi simbol jadi kita juga harus kuat agar tidak ditindas ketika kita tidak kuat dalam hal ekonomi pikirannya cara pandangnya kesehatannya turun juga secara finansial harus kuat,” Jelas Camat.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah MTs Nasrullah s.pd dalam sambutannya menyampaikan ke depan bagaimana integrasikan antara iman ya iman dan taqwa dengan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi maka di pondok pesantren sunanul Huda ini bukan hanya pendidikan yang normal dalam artian non formal salafiyah ya baca kitab kuning kajian kitab kuning dan taffidul Quran tapi juga di sini diselenggarakan yang namanya madrasah Tsanawiyah dan madrasah Aliyah sebagai pendidikan formal ini sebuah penistaan kebutuhan.

“Alhamdulillah di setiap pondok pesantrennya ada pendidikan formal dalam rangka untuk menjumpai karena integrasi antara iman dan taqwa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuatu yang menjadi kebutuhan kita ke depan,” ucapnya.


Selain itu ada himbauan untuk semua santri dan pelajar terkait masalah pendataan berkaitan dengan pendatang kita sudah nge-link dari dapil sehingga pendatang semakin dekat sehingga data yang berkaitan dengan data sekolah itu akan disesuaikan dengan data yang ada di dalam kartu keluarga.

“Jadi kebutuhan yang berkaitan dengan pendataan sekarang satu unit satu data jadi hanya bisa untuk satu sekolahan saja yang dituju tidak bisa lebih karena semua sudah satu NiK yang digunakan dan tercantum dalam Kartu keluarga,”, Imbuhnya.

Untuk diketahui acara Haflah Akhirussanah wisuda angkatan 11 siswa/i MTs dan MA Sunanul Huda Natar bejalan dengan lancar, aman dan kondusif dan untuk tahun depan pondok pesantren Sunanul Huda akan membuka tahfish quran untuk santri laki-laki (*)