BandarlampungBeritaBerita UtamaLampung SelatanViral

Terungkap,Ini Indentitas Mayat Tanpa Busana di Sabah Balau

73
×

Terungkap,Ini Indentitas Mayat Tanpa Busana di Sabah Balau

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jenazah, Foto: Net

BANDARLAMPUNG – Mayat wanita yang di temukan warga tewas tanpa busana dan sudah membusuk di sebuah rumah kosong milik anggota Polisi, di Sabah Balau, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, ternyata pelajar kelas 9 SMP Negeri di Bandar Lampung.

Korban berinisial PA (15), merupakan warga Kota Karang, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Jenazah PA sendiri sudah dimakamkan di TPU Umbul Asem, Kota Karang, Bandar Lampung, Rabu 8 Desemeber 2021.

Sementara, Korban PA, selama ini tinggal bersama neneknya, Ernawati (40). Sedangkan kedua orang tuanya sudah bercerai dan entah dimana. Ernawati sudah sepekan mencari keberadaan Putri yang tak kunjung pulang-pulang.

“Iya benar PA itu cucu saya. Mayatnya ditemukan daerah Sabah Balau,” kata Ernawati.

Menurut Ernawati terakhir dia bertemu dengan cucunya pada 27 November 2021. Dari rumah PA pergi bersama seseorang diduga temannya. Sejak itu PA tidak pernah pulang.

“PA selama ini tinggal bersama saya sejak orang tuanya bercerai. Sudah dimakamkan di TPU Umbul Asem,” katanya.

Teman korban Wulan, menyebutkan PA, masih berstatus pelajar. Dia juga mendengar Neneknya mencari cari PA sebelum ditemukan meninggal di dalam rumah kosong.

Pasalnya korban disebut-sebut sudah tidak pulang ke rumah sekitar lebih dari sepekan. Namun, pihak keluarga sempat tidak menaruh curiga saat kabar ditemukannya mayat wanita tersebut muncul.

Pihak keluarga akhirnya meyakini bahwa korban adalah PA setelah melihat jam tangan yang terpasang di pergelangan tangan mayat tersebut.

“Tadinya ngga ada yang menyangka kalau itu dia (korban, red). Tapi sekitar sepekan lalu memang neneknya sempat nyariin dia,” kata Wulan, dirumah duka.

Meski tidak tau pasti penyebab kematian korban, namun Wulan menyebutkan isu yang beredar PA telah menjadi korban pembunuhan dan ruda paksa.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-32, IKA UT Lampung Gelar Bhakti Sosial

“Nggak tau meninggalnya kenapa, belum dijelasin juga. Tapi kabarnya jadi korban perkosaan, terus dibunuh,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Hendra Saputra membenarkan korban telah diketahui identitasnya. Korban adalah warga Bandar Lampung, dan sudah diantar kerumah duka.

“Iya sudah diketahui, hari ini dimakamkan di Bandar Lampung,” kata Hendra.

Terkait hasil autopsi, Hendra belum mau memastikan apakah mayat wanita tersebut merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan.

“Masih dalam penyelidikan. Nanti ya, masih pengembangan. Nanti akan kita kabarkan setelah hasil keluar, ya,” ucap Hendra.

Saat disinggung bahwa pihaknya sudah mengamankan beberapa pelaku, Hendra membantah. “Belum ada, saat ini kita masih pengembangan, nanti kalau sudah ditangkap bakal dikabari,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas membusuk di dalam rumah kosong, milik anggota Polres Lampung Barang yang belum pernah dihuni, Minggu, 5 Desember 2021 sekira pukul 10.00 pagi.

Bahkan mayat wanita tanpa busana itu terlentak membusuk dan dipenuhi belatung. Mayat itu kali pertama ditemukan Khomodor Feri (40), pejaga rumah, yang medatangi rumah kosong tersebut. Dia mengatakan sekitar pukul 10.00 WIB, dia hendak mengambil triplek untuk membuat kandang ayam.

Namun, dari dalam rumah itu tercium bau tak sedap. “Saya mau ambil triplek di lantai bawah, tapi banyak lalat dan bau busuk. Saya coba cek ke lantai atas, karena saya kira bangkai kucing. Tapi, ternyata mayat terlentang dan membusuk,” ujar Feri.

Dengan rasa takut, dia langsung melapor ke saudaranya dan membuat laporan ke Polsek Tanjungbintang. Menurut dia, rumah tersebut kosong sejak dibangun dua tahun lalu milik anggota polis yang bertugas di Lampung Barat dan belum pernah ditempati.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Sejumlah Kebutuhan Pokok di Pringsewu Alami Kenaikan

“Saya memberitahu paman dan langsung ke polsek. Saya hanya menjaga yang setiap seminggu sekali, saya bersihkan rumah dan ngidupin mesin air,” katanya.

Kapolsek Tanjungbintang, AKP Faria, menyatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait penemuan mayat wanita tersebut. Pihaknya masih menunggu tim dokter forensik.

“Mungkin sudah 10 harian. Nanti tunggu tim dokter dulu karena pasti diautopsi,” kata Faria. (red)