Resep Martabak Telur Rumahan Simpel, Rasanya Enak, Crunchy, dan Gurih Banget

Siapa yang bisa menolak kelezatan martabak telur? Jajanan favorit satu ini memang selalu berhasil menggoda selera dengan kulitnya yang renyah, isian telur yang gurih, serta aroma rempah yang khas. Biasanya kita membeli martabak telur di abang-abang pinggir jalan karena menganggap proses pembuatannya cukup rumit. Padahal, martabak telur ala rumahan juga bisa dibuat sendiri dengan bahan yang sederhana dan hasil yang tidak kalah lezat.

Jika selama ini Bunda sering membuat martabak telur menggunakan kulit lumpia instan, tidak ada salahnya mencoba membuat kulit martabak sendiri. Memang membutuhkan sedikit waktu tambahan, tetapi hasilnya jauh lebih memuaskan. Kulit yang dibuat sendiri memiliki tekstur lebih renyah dan rasa yang lebih gurih sehingga mendekati martabak telur yang dijual di luar.

Rahasia utama martabak telur yang enak terletak pada kulitnya. Kulit martabak yang tipis dan lentur akan menghasilkan tekstur renyah setelah digoreng. Pada resep ini, proses membuat kulit dibuat lebih sederhana dengan bantuan rolling pin sehingga lebih mudah dipraktikkan oleh pemula. Meski tidak setipis martabak profesional, hasil akhirnya tetap renyah dan nikmat.

Selain kulit, bagian isian juga menjadi faktor penting yang menentukan kelezatan martabak telur. Perpaduan daging sapi giling, telur, daun bawang, dan bubuk kari menciptakan cita rasa gurih yang khas. Aroma kari yang harum membuat martabak terasa lebih istimewa dan menggugah selera sejak pertama kali digoreng.

Bahan Kulit Martabak

  • 125 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1,5 sendok makan minyak canola atau minyak goreng biasa
  • 80 ml air

Bahan Rendaman

  • 400 ml minyak goreng atau secukupnya hingga seluruh adonan terendam

Bahan Isian

  • 150 gram daging sapi giling
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang kecil
  • 5 batang daun bawang, iris tipis
  • 5 butir telur ayam atau telur bebek
  • 1/2 hingga 3/4 sendok teh bubuk kari
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Kaldu bubuk secukupnya
  • Margarin secukupnya untuk menumis

Cara Membuat Kulit Martabak

  1. Campurkan tepung terigu, garam, minyak, dan air ke dalam wadah.
  2. Uleni hingga adonan menjadi kalis dan elastis.
  3. Bagi adonan menjadi 4 bagian sama besar, masing-masing sekitar 50 gram.
  4. Bulatkan adonan lalu masukkan ke dalam wadah berisi minyak hingga seluruh permukaannya terendam.
  5. Diamkan selama 1 hingga 2 jam agar adonan menjadi lebih lentur dan mudah dibentuk.

Cara Membuat Isian Martabak

  1. Panaskan sedikit margarin di dalam wajan.
  2. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  3. Masukkan daging sapi giling lalu masak hingga matang.
  4. Angkat dan biarkan hingga dingin.
  5. Campurkan tumisan daging dengan telur, daun bawang, bubuk kari, gula, garam, dan kaldu bubuk.
  6. Aduk rata hingga semua bahan tercampur sempurna.

Cara Membuat Martabak Telur

  1. Ambil satu adonan yang sudah direndam minyak.
  2. Gilas menggunakan rolling pin hingga melebar dan cukup tipis.
  3. Panaskan teflon atau wajan datar yang telah diberi sedikit minyak.
  4. Kecilkan api lalu bentangkan kulit martabak di atas permukaan teflon.
  5. Tuangkan secukupnya campuran isian di bagian tengah kulit.
  6. Lipat keempat sisi kulit hingga membentuk persegi dan menutupi seluruh isian.
  7. Naikkan api menjadi sedang.
  8. Goreng hingga bagian bawah berwarna kuning kecokelatan.
  9. Balik perlahan dan goreng sisi lainnya hingga matang merata.
  10. Angkat dan tiriskan.
  11. Potong-potong sesuai selera lalu sajikan selagi hangat.

Tips Agar Martabak Telur Lebih Renyah

Agar hasil martabak semakin renyah, gunakan tepung protein tinggi karena mampu menghasilkan adonan yang lebih elastis. Jangan terburu-buru saat proses perendaman adonan karena tahap ini sangat penting untuk membuat kulit menjadi lentur dan mudah ditipiskan.

Selain itu, gunakan api sedang saat menggoreng. Api yang terlalu besar dapat membuat kulit cepat gosong sementara bagian dalam belum matang sempurna. Sebaliknya, api yang terlalu kecil akan membuat martabak menyerap banyak minyak sehingga kurang renyah.

Untuk variasi rasa, Bunda juga bisa menambahkan cabai rawit cincang, daging ayam cincang, atau sedikit keju parut ke dalam isian. Bahkan beberapa orang menyukai tambahan kentang yang dipotong dadu kecil untuk memberikan tekstur yang lebih beragam.

Sajian Pelengkap yang Cocok

Martabak telur akan terasa semakin nikmat jika disajikan bersama acar mentimun dan cabai rawit hijau. Rasa segar dari acar mampu menyeimbangkan rasa gurih martabak sehingga tidak terasa enek. Jika suka, tambahkan sedikit saus cabai atau sambal favorit untuk sensasi pedas yang lebih menggugah selera.

Ketika kulit martabak yang renyah berpadu dengan isian daging dan telur berbumbu kari yang harum, setiap gigitan terasa begitu memuaskan. Tidak heran jika martabak telur selalu menjadi camilan favorit keluarga. Dengan resep sederhana ini, Bunda bisa menghadirkan martabak telur ala abang-abang di rumah tanpa perlu repot. Selamat mencoba dan semoga berhasil membuat martabak telur yang renyah, gurih, dan bikin ketagihan!

Tinggalkan komentar